Peluang Usaha Online dengan Modal Kecil

Cara Memulai Usaha Baru Nol Hingga Berhasil

106

Cara Memulai Usaha Baru Nol Hingga Berhasil – Mungkin ini adalah one of the questions yang sering muncul di pikiran kita, termasuk saya dulu ketika ingin start your own business. Bagi kebanyakan orang, starting a business itu merupakan sesuatu yang penuh tantangan dan butuh mentally sturdy. Dan kurangnya modal seringkali menjadi factor yang membuat niat seseorang untuk memulai usaha menjadi kendor. Pada kenyataannya, modal bukanlah main factor namun mentality seseorang lah yang menentukan.

Cara Memulai Usaha Baru Bagi Pemula

Sebagian besar beginner dan belum pernah menjalankan usaha pasti kebingungan how to start a business dari nol hingga bisa sukses. Nah, di artikel ini saya ingin berbagi ideas memulai bisnis dari nol hingga bisa beroperasi dengan baik, berdasarkan pengalaman pribadi.

1. Menetapkan Jenis Usaha

Points ini sangat penting karena berhubungan dengan minat Anda dan long-term business trends. Kebanyakan orang lebih memilih bisnis yang sedang trend, karena dianggap langsung menghasilkan uang.

Hal ini bisa saja dilakukan, namun tetap harus memperhatikan minat You as a business actor. Bisnis yang dijalankan berdasarkan minat umumnya bisa bertahan lebih lama ketimbang bisnis yang dijalankan karena ikut-ikutan saja.

Cara Memulai Usaha Baru Nol Hingga Berhasil

Cara Memulai Usaha Baru Nol Hingga Berhasil

Misalnya Anda menyukai hal-hal tentang culinary, maka jenis usaha yang cocok Anda jalankan adalah usaha makanan. Jenis usaha yang dijalankan juga berpengaruh pada tingkat keberhasilannya, semakin banyak peminatnya maka semakin besar peluang untuk meningkatkan atau mengembangkan usaha tersebut.

2. Menetapkan Visi dan Misi Usaha

Di balik semua usaha yang berhasil pasti ada visi dan misi yang kuat di dalamnya. Begitu pun dengan usaha yang akan Anda rintis, harus ada visi dan misi yang diusung.

Baca juga :  Tahapan membuka usaha sendiri

Dengan adanya visi dan misi, maka sebuah bisnis akan dapat fokus pada tujuan dibangunnya usaha tersebut. Umumnya para pemula membangun usahanya tanpa visi dan misi yang jelas, yang pada akhirnya membuat mereka tidak konsisten pada tujuan awal membangun usaha tersebut.

3. Melakukan Survey

Setelah menentukan jenis usaha, selanjutnya Anda perlu melakukan survey lapangan. Tujuan survey ini adalah untuk mengetahui tingkat persaingan, pangsa pasar, dan potensi usaha yang akan dirintis.

Survey yang dilakukan tidak harus element, tapi cukup pada permukaan saja karena Anda tidak ingin kehabisan waktu hanya untuk survey. Lalu, apa saja yang akan disurvey?

A. Survey Perilaku Konsumen

Perhatikan bagaimana perilaku konsumen untuk jenis usaha yang akan dirintis. Pastikan bahwa jenis usaha tersebut memiliki banyak peminat yang punya daya beli yang baik.

Bisnis apapun itu tentu membutuhkan konsumen yang punya daya beli. Semakin besar pangsa pasar jenis usaha tersebut maka potensinya juga semakin menjanjikan

B. Survey Tingkat Persaingan

Kemungkinan besar jenis usaha yang ingin Ada rintis sudah memiliki pendahulu yang menjadi pesaing. Melalui survey kecil-kecilan yang Anda lakukan, nantinya akan diketahui seberapa banyak bisnis sejenis, bagaimana kualitas produk, kualitas pelayanan, persaingan harga, dan informasi lainnya.

Dengan mengetahui informasi tersebut maka kita bisa mengambil langkah dan strategi agar dapat bersaing dengan usaha yang sama.

C. Business Location Survey

Banyak yang mengatakan bahwa lokasi sangat berpengaruh pada keberhasilan suatu bisnis. Hal ini bukan tanpa alasan, karena pemilihan lokasi yang strategis sangat besar dampaknya bagi tingkat penjualan sebuah usaha.

4. Mempersiapkan Modal

Salah satu cara memulai usaha yang wajib dilakukan adalah mempersiapkan modal, baik itu modal materiil maupun modal pengetahuan tentang usaha. Namun, dalam hal ini lebih kepada modal uang untuk keperluan memulai bisnis.
Berapa modal yang diperlukan? Tentunya ini tergantung usaha yang akan dirintis. Semakin besar usaha yang akan dibangun maka akan semakin besar pula modal yang dibutuhkan nantinya.

Modal tersebut bisa didapatkan dengan berbagai cara. Misalnya meminjam dari financial institution, mencari investor, meminjam dari keluarga dan kerabat, atau dari tabungan sendiri. Sebagai referensi, Anda bisa membaca artikel yang membahas tentang cara mendapatkan modal usaha.

Baca juga :  What's Your Technique for On-line Success in 2018? Here is A Plan You Can Observe

Namun, bagi para pemula disarankan untuk memakai modal sendiri. Alasannya, semua bisnis punya risiko kegagalan. Jika modal meminjam dari financial institution maka kemungkinan Anda akan ketetaran untuk memulai usaha baru karena harus membayar pinjaman tersebut.

5. Determining Business Locations

Mengacu pada poin #Three tentang survey, menentukan lokasi usaha sebaiknya pada tempat yang strategis dan cukup ramai dilalui orang. Lain halnya bila bisnis yang dijalankan tersebut adalah bisnis on-line yang tidak mengharuskan calon pembeli untuk datang ke lokasi.

Bisnis yang membutuhkan pengunjung untuk datang membeli di tempat sebaiknya berada pada lokasi yang cukup strategis. Misalnya, bila goal market bisnis Anda adalah pelajar/ mahasiswa, maka lokasi terbaik adalah di sekitar sekolah atau kampus.

6. Mempersiapkan Segala Keperluan

Merintis usaha baru ini butuh persiapan yang serius, karena tanpa persiapan sebuah usaha bisa berjalan tanpa arah dan gagal. Persiapan ini meliputi kesiapan produk, kesiapan alat, pemasaran, dan lain-lain. Selain itu, kesiapan dari diri sendiri pun harus diperhatikan karena Anda adalah orang yang menjadi aktor penting dalam menjalankan usaha tersebut.

7. Mulai Membuka Usaha

Okay, Anda telah melakukan semua poin di atas dan telah siap untuk meluncurkan usaha Anda. Kini saatnya Anda mulai membuka usaha tersebut kepada khalayak umum.

Saat pertamakali membuka usaha, seringkali penjualan tidak sesuai dengan harapan. Hal ini bisa karena usaha Anda belum banyak diketahui atau konsumen belum mempercayai usaha Anda tersebut.

Ini biasa terjadi, tidak perlu langsung berkecil hati. Akan ada waktunya konsumen mulai datang dan percaya pada bisnis Anda. Yang terpenting adalah Anda tidak menunda untuk membuka usaha, dan tidak langsung putus asa ketika bisnis sepi.

8. Menjadi Unik dalam Persaingan

Cara memulai usaha yang baik tidak hanya pada saat mendirikannya, tapi juga pada saat menjalankannya. Salah satu cara menjalankan usaha yang baik adalah menjadi unik di tengah-tengah persaingan bisnis.

Boleh saja jenis usahanya sama, namun usaha yang Anda jalankan harus terlihat unik dibandingkan dengan usaha sejenis. Sebagai contoh, misalnya bisnis berjualan bakso, beberapa hal yang bisa membuat bisnis bakso menjadi unik dan berbeda yaitu:

  • Membuat nama bisnis yang unik, misalnya Bakso Granat mas Bowo
  • Menjaga kualitas rasa dan cara penyajian
  • Menjaga kebersihan di sekitar tempat usaha
  • Atau jika Anda berbisnis on-line store, Anda bisa melakukan beberapa ideas yang membuat on-line store Anda menjadi unik, misalnya:
  • Menawarkan layanan free of charge ongkir
  • Mengirim barang secepat mungkin
  • Menjaga kualitas komunikasi dengan konsumen
  • Dan lain-lain
Baca juga :  Membangun usaha sendiri

9. Terus Memantau Pasar dan Belajar

Perubahan pasar selalu terjadi pada semua jenis usaha. Jika ingin tetap bertahan pada suatu bisnis maka wajib hukumnya untuk selalu memantau perkembangan pasar.

Selain itu, para pengusaha juga tetap harus mau belajar mengikuti perubahan yang terjadi. Sebagai contoh, jika jaman dulu belum ada pemasaran on-line maka para pengusaha jaman sekarang harus memiliki pemahaman tentang dasar web advertising and marketing agar dapat bertahan dan maju.

10. Promosi Secara Berkala

Apapun jenis usaha yang dirintis pasti membutuhkan pemasaran yang baik agar bisa berhasil dan bertahan dalam persaingan. Cara promosi pun harus dipilih yang sesuai dengan jenis usaha, dimana pada awalnya mungkin butuh trial and error.

Jenis pemasaran yang beragam belum tentu semuanya sesuai dengan semua jenis bisnis. Sebagai contoh, bisnis natural dari ABE yang sukses dengan pemasaran Multi stage Advertising (MLM). Tentunya sistem MLM ini belum tentu dapat diterapkan pada pemasaran produk teknologi, misalnya pemasaran smartphone.

11. Melatih Mentalitas Pebisnis

Memiliki psychological yang kuat merupakan modal yang sangat penting dalam memulai usaha dan bisa bertahan dalam persaingan. Semua jenis bisnis pasti akan mengalami masa-masa sulit, hanya mereka yang bermental kuat yang dapat tetap bertahan di tengah persiangan.

Dan ketika Anda mencari informasi cara memulai usaha baru, Anda harus bertanya dulu pada diri sendiri, apakah siap dengan tantangan yang akan dihadapi? Merintis usaha dari nol bukanlah perkara mudah, dibutuhkan pengorbanan uang, tenaga dan pikiran, serta waktu yang tidak sebentar.

Di atas tadi adalah beberapa cara memulai usaha baru bagi para pemula. Ideas di atas memang masih membahas tentang kulitnya saja, dan pembahasan lebih jauh tentunya sesuai dengan jenis usaha yang Anda jalankan.



Cara mudah - Blog tutorial wordpress dan blogspot yang dirangkum secara ringkas dan ringan


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *